Tag Archives: AC

Agar Ac Cepat Dingin, Yuk Coba Cara Pengaturan Berikut!

 

Pemakaian AC memang dikaitkan erat dengan keinginan untuk menurunkan suhu ruang. Tak ayal para pembeli pun mencari AC yang cepat dingin untuk membuat ruang lebih nyaman ditinggali. Namun, seperti apa AC tersebut? Ternyata, mendapati AC yang bisa membuat cepat dingin tidak harus dengan membeli produk tertentu. Anda pun bisa mencoba beberapa cara setting berikut ini.

 Pengaturan Suhu Untuk Membuat AC Lebih Cepat Mendinginkan Ruangan

  1. Menetapkan Suhu Standar AC Dan Penurunan Secara Bertahap

Rasa dingin yang sangat cepat hadir biasanya muncul saat perbedaan suhu ruang berubah drastis. Tentunya, rasa dingin itu sendiri berkaitan dengan suhu udara awal dan setting temperatur AC. Dalam hal ini, memaksimalkan kinerja pendingin ruangan lebih baik dilandasi dengan penentuan suhu standar yang paling tepat dengan ruangan.

Anda bisa menyesuaikan suhu ruang dengan luar ruangan, sehingga perbedaannya tidak terlalu signifikan. Hal ini juga berkaitan dengan mengurangi beban kerja dari AC itu sendiri. Lantas berapa suhu standar AC yang seharusnya digunakan? Idealnya, suhu standar Indonesia adalah 20̊° – 25°C. Standar tersebut akan dianggap cukup dingin, meskipun anda bisa saja mengatur lebih rendah.

Setelah Anda mengatur suhu sesuai dengan kebutuhan, selanjutnya adalah menurunkan suhu dengan bertahap. Yang dimaksud dengan penurunan suhu bertahap adalah tidak langsung memaksakan AC untuk bersuhu rendah. Gunakan standar suhu terlebih dahulu, kemudian turunkan suhu sedikit demi sedikit jika temperatur ruangan dirasa masih kurang maksimal.

Kesan dan setting ini memang seakan tidak selaras dengan keinginan pemilik untuk mengoperasikan AC yang cepat dingin. Namun, proses penurunan derajat suhu secara perlahan juga akan membuat tubuh Anda mudah beradaptasi, mengurangi risiko kerusakan AC, dan daya listrik berlebihan. Sehingga Air conditioning akan lebih awet dan bekerja lebih maksimal.

  1. Memaksimalkan Perputaran Kipas

Mendinginkan ruangan juga tidak hanya berkaitan dengan suhu, namun juga dengan penyebaran udara itu sendiri. Mengingat hal tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa AC mampu membuat ruangan lebih cepat dingin apabila menggunakan mode perputaran kipas. Terutama jika Anda bisa memaksimalkan mode perputaran kipas ACnya.

Dengan penyebaran yang baik, maka seluruh bagian ruangan akan menjadi dingin secara sempurna. Rasa dingin tersebut pun juga akan cenderung lebih cepat terjadi. Karena itulah gunakan setting perputaran kipas AC pada tingkat tertinggi. Biasanya, Anda bisa menemukan pengaturan berdisplay kipas dan angka di remote AC yang tersedia.

Tidak hanya angka intensitas perputaran kipas saja yang perlu diperhatikan, namun juga dengan arah semburan angin. Untuk hal ini, idealnya lokasi instalasi AC akan berpengaruh besar dengan proses pendinginan. Hindari lokasi yang tertutup atau terhalang. Namun juga jangan memasang AC yang mana semburan anginnya langsung mengenai tubuh, untuk menghindari risiko gangguan kesehatan.

  1. Pastikan AC Dalam Setting Cool

Meski sudah mengenal kalau AC memiliki kemampuan mendinginkan ruangan, namun banyak yang awam akan setting pendinginnya. Tidak jarang, para pemilik baru salah dalam mengoperasikan AC sehingga perangkat hanya berjalan dengan mode kipas saja. Tentunya hal tersebut berakibat tidak maksimalnya pendinginan ruangan.

Bahkan, pada mode kipas saja gas freon AC tidak akan bekerja maksimal. Alhasil, ruangan tidak akan terasa dingin malahan hanya terasa angin saja. Karena itulah setting AC yang cepat dingin adalah memastikan perangkat berjalan dalam mode Cool atau mode dingin. Seperti namanya, mode ini akan menyemburkan udara yang telah bercampur dengan gas Freon dingin.

Semburan udara dingin tersebut hendaknya menurunkan suhu ruangan sesuai dengan intensitas yang telah dipilih. Intensitas tersebut akan berkaitan dengan temperatur yang telah ditetapkan. Anda bisa memastikan mode ini dengan merasakan hembusan angin tepat di depan AC. Anda pun dapat mengeceknya melalui simbol bunga salju atau tulisan cool yang telah aktif di remote AC.

  1. Terapkan Mode Swing Untuk Menyebarkan Suhu

Setelah Anda mengaktifkan mode kipas dan cool, ada satu lagi mode yang akan memaksimalkan pendinginan ruangan. Metode tersebut adalah swing yang mana akan mengatur arah semburan angin AC. Perlu Anda ketahui bahwa mode Swing dan kipas tidaklah sama, meski memiliki tujuan yang cukup mirip yaitu menyebarkan semburan udara dingin dari AC.

Untuk mode yang satu ini, idealnya muncul di unit indoor AC tempat di mana evaporator pendingin berada. Unit indoor akan memiliki kisi kisi yang merupakan jalur udara keluar. Dengan aktifnya metode swing, Anda bisa menyaksikan kisi pada AC tersebut akan bergerak naik dan turun secara terus menerus. Sehingga semburan udara tidak pada satu target saja.

Biasanya, Anda bisa mengaktifkan mode ini melalui remote AC yang tersedia. Salah satu indikasi bahwa mode ini aktif adalah dengan adanya tulisan swing atau simbol panah atas dan bawah. Jika Anda tidak yakin dengan indikasi yang ada di remote, tentunya Anda bisa melihat secara langsung apakah bilik kisi pada AC bergerak naik turun atau tidak.

  1. Pilih Fitur AC Penunjang Fast Cooling

Jika Anda sudah mencoba semua hal terkait namun masih menemukan proses penurunan suhu cenderung lambat, mungkin ada baiknya untuk mempertimbangkan fitur khusus. Beberapa AC hadir dengan fitur canggih yang membantu penurunan temperatur udara dengan lebih cepat yang mana kerap ditemukan di AC modern dan tipe inverter.

Salah satu fitur yang cukup membantu adalah fast cooling yang bisa mendinginkan ruang 40% lebih cepat dari AC biasa. Ada pula fitur soft start yang didukung sirkuit pengendali arus saat memulai pendinginan yang membantu penekanan biaya tagihan listrik. Fitur lainnya adalah sistem hemat energi yang dilengkapi dengan auto off and start.

Tidak sampai di situ saja, Anda pun bisa mendapati ac yang cepat dingin karena adanya komponen air purifier. Kelengkapan penyaring udara ini mulai banyak ditemukan di produk Air Conditioning terbaru untuk mengurangi polusi dan menghasilkan udara yang lebih sehat. Fitur yang satu ini biasanya dilengkapi dengan HEPA filter, High density dust filter, dan macam lainnya.

Pada dasarnya, efektivitas AC untuk mendinginkan ruangan akan bergantung dari Ac itu sendiri. PK atau daya kuda dari AC akan berpengaruh besar pada kekuatan pendinginan. Namun, Anda juga bisa mempertimbangkan aturan suhu, perputaran kipas, setting, mode swing, dan fitur AC. Jangan lupa untuk cek kondisi komponen AC dan temukan info lebih lanjut di https://polarin.co.id/