Tag Archives: Usaha

Tahapan Dalam Mengajukan SPPL Bagi Pelaku Usaha

SPPL atau surat pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan hidup. Surat ini merupakan syarat utama untuk mendirikan sebuah usaha. Tentunya, surat ini berlaku ketika sebuah usaha yang dijalankan bukan termasuk dalam kegiatan yang mewajibkan untuk membuat AMDAL ataupun UKL UPL.

Surat ini termasuk yang paling sederhana. Pelaku usaha memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungannya dari usaha yang dioperasikan. Tentunya, pelakunya wajib menyanggupi setiap syarat agar kegiatannya tidak berpengaruh negative bagi lingkungan sekitar.

Jenis Usaha Wajib Memiliki SPPL

Pixabay.com

Target sasarannya ialah pelaku UKM. Atau, badan usaha yang memang tidak memiliki kewajiban untuk membuat dokumen di atasnya seperti UKL-UPL dan AMDAL.

Mengenai jenis usahanya sangat bervariasi. Anda perlu memastikan apakah usaha Anda ini termasuk dalam kategorinya atau tidak. Tujuannya agar tidak keliru mengurusinya. Di antara jenis usaha yang wajib memiliki surat perizinan ini adalah sebagai berikut.

  1. Percetakan Sawah di Luar Kawasan Hutan Lindung

Seiring dengan kebutuhan masyarakat, sawah menjadi salah satu elemen penting dalam kehidupan. Karena dari sinilah kebutuhan pangan didapatkan.

Meskipun begitu, percetakan sawah perlu sesuai aturan. Seseorang tidak diperkenankan membuka lahan secara sembarangan. Ada peraturan pemerintah yang mana pembukaannya perlu diketahui. Tujuannya agar tidak menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan.

Sebagai solusinya, seseorang perlu mengajukan permohonan untuk percetakannya. Khususnya bagi seseorang yang ingin membukanya di luar kawasan hutang lindung. Dengan catatan bahwa lokasinya terletak pada satu hamparan dengan luas kurang dari 5 hektar.

  1. Pengolahan Hasil Ikan

Pelaku usaha yang bergerak dalam dunia pengolahan ikan juga memiliki kewajiban untuk membuat SPPL. Pengolahan ini meliputi penggaraman, pengasapan dan lain sebagainya.

Pelaku usaha yang dikenai kewajiban untuk membuatnya ialah bila usahanya ini memanfaatkan lahan lebih luas dengan hasil besar. Contohnya berada pada lahan kurang 5 hektar dengan rata-rata bisa menghasilkan beberapa ton per harinya.

Ini juga berlaku bagi pembudidaya ikan. Tentunya dengan berbagai persyaratan umum. Misalnya budidaya ini memanfaatkan lahan sekitar 5 hektar.

  1. Budidaya Sapi Potong

Khusus untuk budidaya di bidang peternakan, perhitungannya berdasar pada jumlah populasinya. Ini berarti bahwa tidak hanya sapi potong saja, melainkan jenis hewan ternak lainnya. contohnya ayam pedaging, kelinci dan lain sebagainya.

Untuk sapi potong sendiri, jumlahnya maksimal sekitar 25 ekor dan diletakkan pada satu kawasan. Karena jumlah tersebut biasanya sudah memberikan dampak pada pencemaran lingkungan.

Untuk itulah, pengelolaannya wajib dilakukan dengan baik. Tujuannya agar pencemaran ini tidak mengganggu lingkungan sekitar.

  1. Pemancar Radio atau TV

Pemancar ini memiliki efek berbahaya jika tidak ditangani dengan baik. Ketika ingin membuatnya, pemiliknya juga perlu membuat rencana yang matang. Kemudian memberikan gambaran utamanya yang nantinya dimintakan surat perizinan pada pihak yang terkait.

Ini juga berlaku pada pemancar lainnya. Mulai dari kabel telekomunikasi bawah tanah, antenna telepon dan lain sebagainya. Tentunya dengan spesifikasi tersendiri yang bisa ditengok dari surat keputusan pemerintah.

Persyaratan Untuk Pengajuan

Pixabay.com

Ada beberapa syarat yang harus terpenuhi ketika ingin memperoleh izin tersebut. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Formulir untuk permohonan
  • FC KTP
  • FC izin bahwa tetangga tidak keberatan
  • Surat rekomendasi dari kelurahan dan LPM
  • Denah lokasi pemanfaatan sebuah lahan
  • FC dari advice planning yang telah disahkan oleh dinas tata ruang
  • Bukti pelunasan pajak PBB
  • FC sertifikat tanah

Proses Permohonan

Pada praktiknya, Anda memang perlu membuat dokumen yang tersusun rapi. Nantinya baru diurus sampai memperoleh surat resminya. Untuk menghemat waktu pengerjaan, Anda bisa konsultasi pada konsultan jasa pembuatan dokumen SPPL.

Jika sudah dibuat, Anda tinggal mengajukan berkas tersebut ke kantor lingkungan hidup. Berkas akan diperiksa untuk memastikan kelengkapannya.

Ketika berkasnya belum lengkap, petugas akan mengembalikan pada pembuatnya. Petugas akan menunjukkan apa saja yang masih harus dilengkapi. Tugas Anda hanya mengikuti saran petugas supaya proses pengajuannya segera ditangani.

Apabila berkas sudah lengkap, petugas akan memulai survey ke lapangan. Ketika datanya benar, petugas mulai membuat surat. Nantinya, surat ini akan diterbitkan.

Yang perlu dicermati adalah data yang diisi harus sesuai. Jika tidak, pengajuan ini akan ditolak. Dan Anda perlu mengulanginya dari awal sampai akhirnya datanya akurat.

Setelah memperoleh surat tersebut, Anda tinggal menjalankan kegiatan usaha. Surat ini berlaku selama Anda tidak merubah rencana usaha.

Akhirnya, legalitas dari sebuah usaha sangat diperlukan untuk menjaganya tetap beroperasi. Sebelum membuka usaha, upayakan untuk mengurusi permohonan SPPL. Dengan catatan bahwa sasarannya tepat sesuai keputusan pemerintah.

Peluang Bisnis Sederhana yang Menguntungkan

Keadaan yang membuat semakin banyaknya kebutuhan hidup menjadikan kita saat ini harus pintar-pintar dalam mengolah keuangan. Saat banyak barang pokok yang harganya semakin melambung tinggi, Anda perlu bekerja lebih giat lagi agar dapat memenuhi kebutuhan hidup. Jika Anda adalah seorang karyawan di pabrik, atau pegawai negeri atau swasta, sebaiknya Anda juga mulai membuka usaha yang bisa menambah gaji bulanan Anda. Dengan begitu, maka Anda bisa memenuhi kebutuhan hidup yang kian sulit dijangkau ini. Salah satu langkah untuk menambah pundi-pundi adalah dengan membuka usaha. Jika Anda tidak punya cukup modal, maka Anda bisa membuka usaha kecil-kecilan dengan modal yang tidak terlampau besar.

Mendapat Keuntungan dari Usaha Sederhana

Pixabay.com

Melihat peluang bisnis sederhana yang menguntungkan merupakan hal yang gampang-gampang susah. Sebab persaingan yang kian ketat menuntut Anda untuk kreatif dan inovatif dalam menemukan peluang bisnis dengan modal kecil dan sistem kerja yang tidak terlalu rumit. Selama Anda bisa mengolah keuangan dengan baik, maka keuntungan juga bisa Anda dapatkan meski hanya dengan modal yang kecil.

Usaha sederhana tersebut bisa Anda jadikan sebagai penghasilan sampingan, sembari Anda tetap melanjutkan pekerjaan Anda. Tetapi jika bisnis Anda memiliki potensi untuk berkembang, maka Anda juga boleh untuk fokus dan memperluas jangkuan dari bisnis yang Anda bangun. Tetapi sebelum menjangkau hal tersebut, Anda perlu memperhitungkan modal, dan sektor bisnis yang akan Anda geluti.

Sebagai calon pengusaha, maka Anda harus memiliki mental kuat dan berani untuk mengambil risiko yang mungkin akan Anda dapatkan. Untuk itu, kecermatan dalam menentukan langkah penting untuk Anda lakukan. Dengan demikian Anda bisa mengantisipasi kerugian. Sebab kerugian bisa dialami siapa saja tidak terkecuali pebisnis besar. Apalagi jika Anda baru mulai untuk menjalankan bisnis. Tentu saja kehati-hatian harus Anda lakukan agar tidak mengalami rugi. Berikut ini kami juga akan memberikan beberapa bisnis dengan modal yang cukup kecil namun menwarkan keuntungan yang cukup besar.

Rekomendasi Peluang Bisnis Sederhana yang Menguntungkan

Pixabay.com

Berikut ini beberapa rekomendasi bisnis sederhana yang bisa Anda lakukan dengan mudah. Dengan modal yang cukup kecil, Anda bisa segera memulai usaha Anda tanpa perlu banyak pertimbangan.

  1. Laundry

Peluang bisnis laundry saat ini masih terbuka lebar. Terlebih jika Anda tinggal di daerah yang banyak dihuni karyawan atau mahasiswa. Marker dari loundry tersebut biasanya juga menyasar pada mahasiswa atau pekerja. Hanya dengan mengeluarkan modal untuk membeli mesin cuci, setrika, deterjen, dan parfum, maka Anda bisa memulai bisnis tersebut di rumah Anda.

  1. Cuci Motor & Mobil

Jika Anda memiliki rumah atau tempat di pinggir jalan, maka tidak ada salahnya untuk mencoba membuka usaha cuci motor dan mobil. Saat ini tidak banyak orang yang mencuci kendaraannya sendiri, maka membuka usaha cuci motor dan mobi menjadi pilihan terbaik jika Anda ingin membuka bisnis sederhana. Sebab untuk mulai menjalankan bisnis ini, Anda hanya membutuhkan kompresor, kain lap, sabun motor, semir ban, dan beberapa peralatan lainnya.

  1. Reseller Produk

Bisnis dengan modal kecil dan mudah untuk dilakukan selanjutnya yakni bisnis reseller produk. Anda bisa menjalankan usaha ini hanya dengan bermodalkan ponsel pintar Anda. Terlebih saat ini Anda bisa mendapatkan kuota internet dengan harga murah, maka modal untuk bisnis ini bisa ditekan sehingga hanya membutahkan modal yang sedikit nominalnya. Anda bisa terlebih dahulu memilih produk apa yang ingin Anda jual. Kemudian Anda bisa memasarkannya secara online atau Anda dapat memasarkannya kepada saudara dan kerabat Anda. Beberapa produk yang bisa Anda jual yakni seperti make up, baju, sepatu, jam tangan, dan masih banyak lagi.

  1. Warung Kopi

Membuat bisnis warung kopi juga bisa Anda pertimbangkan untuk bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan. Anda bahkan bisa memulai bisnis ini dari rumah Anda jika Anda memiliki rumah dengan lokasi yang cukup strategis dan memiliki cukup halaman. Sebab bisnis ini tidak membutuhkan banyak modal. Anda tinggal membeli beberapa alat kopi dan bahan berupa biji kopi ditambah dengan varian menu lainnya. Jika Anda ingin menekan modal lagi, Anda bisa membuat warung kopi dengan konsep meja dan kursi kayu lawas yang harganya terjangkau, atau hanya menggelar karpet di tempat yang bersih dan nyaman.

  1. Usaha Berjualan Jus Buah

Berjualan jus buah juga tidak kalah menguntungkan dibanding dengan beberapa rekomendasi usaha lainnya. Iklim Indonesia yang tropis menjadikan peluang bisnis yang menguntungkan untuk Anda. Harga alat dan bahan untuk menjalankan usaha ini terbilang cukup rendah. Anda hanya memerlukan mesin blender, buah-buahan, dan kemasan untuk jus buah yang akan Anda jual. Kemudian Anda juga bisa menambah beberapa varian menu seperti salad buah atau rujak.

Demikian informasi mengenai beberapa rekomendasi peluang bisnis sederhana yang menguntungkan untuk Anda. Dengan menjalankan bisnis ini sebagai pemasukan sampingan maka Anda tetap bisa menjalankan pekerjaan tetap Anda sembari mencari tambahan uang dari usaha lainnya. Untuk memulai bisnis, kami sarankan agar Anda teliti dalam mencatat perencanaan keuangan dan jangan cepat berputus asa jika Anda mengalami kegagalan. Sekian dan terima kasih.

Menghitung Peluang Keuntungan Dari Usaha Laundry

Tepat sekali jika Anda pelajari terlebih dahulu tentang analisa usaha laundry kiloan. Karena dengan inilah Anda bisa tahu seberapa potensial bisnis laundry yang akan Anda bangun.

Banyak sekali orang yang buru-buru. Setelah tahu temannya sukses menjalankan usaha laundry, mereka langsung meniru. Padahal, beda tempat beda juga keberuntungannya. Berbeda juga analisanya.

Itulah mengapa Anda sudah sangat bijak sekali ketika Anda meluangkan waktu untuk membuat analisa usaha laundry kiloan. Dengan cara ini, Anda bisa menentukan apakah benar keputusan Anda memulai bisnis laundry atau tidak.

Modal Usaha Laundry yang Diperlukan

Pixabay.com

Untuk membuat analisa usaha apapun, hal utama yang harus dilakukan adalah menghitung modal awal. Jangan sampai Anda asal memulai usaha padahal Anda tidak mampu menyiapkan modal. Atau Anda bisa paksakan untuk mendapatkan modal tapi keuntungan dari usaha tersebut tidak bisa membuat Anda balik modal cepat.

Untuk itu, mulailah dengan menghitung berapa jumlah budget awal yang harus disiapkan. Budget ini bisa digunakan untuk membeli peralatan laundry, mulai dari mesin cuci, mesin pengering, setrika, tagging, penjepit pakaian, hanger, dan lain sebagainya. Semuanya harus di list dan cari berapa harganya.

Yang paling mempengaruhi angka budget awal adalah mesin cuci dan juga mesin pengering. Pasalnya, harga mesin cuci dan pengering laundry ini sangat mahal.

Untuk awal, sebaiknya Anda bisa gunakan mesin cuci yang sudah ada di rumah. Itu memang bukan mesin cuci laundry. Namun, mesin cuci tersebut bisa diandalkan untuk memulai usaha laundry.

Dengan mengurangi biaya untuk membeli mesin cuci, maka Anda bisa mengurangi biaya modal. Anda bisa lebih ringan untuk memulai bisnis laundry ini.

Pengeluaran Menjalankan Usaha Laundry

Pixabay.com

Setelah mengetahui berapa modal awal yang harus Anda siapkan untuk beli peralatan, selanjutnya hitung juga pengeluaran. Ketika usaha laundry sudah jalan, Anda pasti terbebani dengan biaya pengeluaran. Apa saja itu?

  1. Gaji karyawan

Berapa jumlah karyawan yang ingin Anda pekerjakan? Proses utama dalam usaha laundry adalah mencuci dan menyetrika. Untuk itu, Anda bisa cari satu atau dua karyawan dulu untuk proses tersebut. Untuk bagian receptionist, Anda bisa tangani sendiri. Dengan menjadi receptionist, Anda bisa langsung bertemu dengan pelanggan. Anda bisa membangun engagement agar mereka puas dan mau kembali lagi laundry di tempat Anda. Anda juga sekaligus menjadi petugas administrasi yang mencatat pengeluran dan pendapatan.

Ini penting sekali. Karena gaji karyawan merupakan pengeluaran yang sangat tinggi. Apalagi jika Anda berada di kota besar yang UMR nya cukup tinggi. Untuk usaha rintisan, sebaiknya jangan terlalu banyak mempekerjakan karyawan.

  1. Budget Membeli Sabun dan Pewangi

Pengeluaran lainnya adalah biaya untuk membeli sabun dan pewangi. Untuk saat ini, harga sabun dan pewangi semakin kompetitif. Apalagi jika Anda beli dari pembuatnya atau setidaknya suppliernya langsung. Anda akan diberi harga pewangi laundry yang terbaik. Jauh lebih murah dari harga pasaran.

  1. Biaya Listrik Bulanan

Ini juga biaya pengeluaran yang harus diantisipasi. Semakin banyak pelanggan, maka biaya listrik akan semakin tinggi. Begitu juga ketika Anda menggunakan lebih dari satu mesin cuci. Maka biaya listrik bulanan pun semakin tinggi.

Setidaknya itulah biaya pengeluaran yang harus Anda hitung. Setelah itu, Anda akan lebih mudah membuat analisa usaha laundry kiloan, kira-kira berapa potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Peluang Mendapatkan Keuntungan

Setelah tahu berapa modal awal dan juga biaya pengeluaran, sekarang Anda bisa hitung keuntungan yang mungkin Anda bisa dapatkan. Bagaimana caranya? Sederhana. Dapatkan angka keuntungan kotor dibagi dengan biaya pengeluaran yang sudah Anda hitung sebelumnya.

Pendapatan kotor itu bisa dengan mudah Anda dapatkan. Caranya, tentukan saja biaya laundry per kilo. Misalnya saja Anda tentukan per kilo harganya 10.000. Maka Anda harus mentargetkan berapa kilo setiap hari yang harus Anda dapatkan. Misalnya saja per hari Anda targetkan 20 kilo. Maka setiap hari Anda akan mendapatkan keuntungan kotor 200.000. Kalikan selama satu bulan. Anggap saja 30 hari. Maka akan munul angka 6.000.000.

Angka tersebut Anda kurangi dengan biaya pengeluaran. Itulah untung bersih yang Anda dapatkan. Melakukan analisa usaha laundry kiloan mudah, bukan? Setelah tahu angkanya, Anda tinggal naikkan target berapa kilo per hari yang harus dicuci. Dengan demikian, keuntungan yang Anda dapatkan akan terus meningkat.

Jadi, sudah siap untuk menjadi pengusaha laundry?